Urip mung mampir ngombe…
Monday, March 26th, 2007Kata pepatah jawa, urip mung mampir ngombe??? Benarkah??
Salah satu temenku sering bilang seperti itu saat beliau menasehati saya. Kadang saat kita tersesat melangkah, kita perlu berpegang teguh pada pendirian kita. Yang penting jangan sia-siakan hidup ini, karena ya itu… hidup ini cuma sebentar, layaknya mampir ngombe….
Tapi semalam, aku dapat falsafah yang lebih berarti bagiku. Kalo hidup ini cuma mampir ngombe, rasanya terlalu minimal banget. Dalam hidup ini kita perlu added value, perlu pembelajaran, perlu interaksi, perlu ini, perlu itu… Yah, layaknya manusia yang tidak pernah puas akan satu hal. Namun demikian, kita perlu tau batasan kemampuan kita…
Dalam hidup, kita harus mau belajar, cari pengalaman, cari rekan, cari relasi, dan buatlah hidup ini lebih bermakna. Bukankah kita sebagai khlifatullah fil ardl tugas kita tidak hanya beribadah, namun juga memaknai hidup. Jadi dalam hidup yang sebentar ini, kita jangan "mung mampir ngombe" saja. Tapi kalo bisa, sekalian makan dan ngrokok-ngrokok. Hahaha… biar hidup ini kian nikmat…
So, jadilah manusia sejati…