sekaranglah saatnya…
Yups, saatnya sudah tiba. Aku harus pergi dari Jogja. Sebenarnya bukan hal begitu luar biasa memang, tapi entah kenapa setiap kali aku pergi dari Jogja barang sehari atau dua hari, selalu ada rasa rindu hebat yang menghinggap. Rasa rindu inilah yang selalu memaksaku untuk selalu pulang ke Jogja. Iya, memang sebagian besar waktu hidupku dihabiskan di kota ini. Teman-teman dan keluarga, hampir semuanya ada di Jogja…
Kali ini aku harus pergi. Lama lagi. Tapi suatu saat aku ingin kembali. Entah kapan…
Eh iya, kemarin salah seorang teman datang ke rumah. Nggak seperti biasa kalo kita ketemu, pasti akan langsung tertuju pada satu tempat: Sonique Play Station. Kali ini tidak. Kita hanya ngobrol di kamar tamu. Kami mereview masa-masa dulu awal pertemanan. Masa gila di SMU, masa kuliah, kumpul di organisasi, membentuk tim sepakbola, menggiatkan komunitas-komunitas, juga mengenang saat-saat piknik bareng kawan-kawan. Indah memang, dan setiap kali crita selesai aku akan selalu bilang: "koq waktu begitu cepat berlalu ya Yos…"
Yach, memang begitulah adanya. Dulu aku melihat satu per satu teman pergi. Ada yang pulang kampung pasca lulus kuliah, ada yang dapat kerjaan, ada yang musti dikawinin oleh ortunya (hahaha…). Kali ini aku yang harus pergi, dan ironisnya aku musti pergi dari kampung halaman dan tanah kelahiran demi mencari sesuap nasi di tanah orang. Hehehe, terlalu hiperbolis aku menyebutnya. Tapi memang beginilah adalah. Rejeki memang Dia yang mengatur. Yang bisa kita lakukan hanya berusaha dan berdoa. InsyaAllah rejeki itu akan menjadi berkah.
Selamat tinggal Jogja. Suatu saat aku akan kembali menyapamu, dan menikmati senja yang indah di sudut kota Jogja…